ringkasan chapter 6
Model dan Strategi E-Business &
E-Commerce
*E-Business merupakan bisnis yang menggunakan internet dan jaringan online sebagai media komunikasi
dengan konsumen, mitra kerja, karyawan, dan lainnya.
*Sekarang lebih dikenal dengan multichanneling=mengintegrasikan channel online dan offline untuk memaksimalkan
jangkauan pasar dan efektivitas
*Pedagang eceran/kecil beriklan dan melakukan penjualan melalui channel sosial.
*Konsumen menggunakan perangkat mobile (bisa dibawa mana saja) untuk mencari merk,
produk, dan pelayanan dari berbagai sumber
*Situs B2B/Business-to-business seringkali kurang menyediakan fitur yang membantu dan kurang mampu memaksimalkan kemampuan situs B2C
(Business-to-Consumer)
*Pemerintah beserta agensinya sedang memperluas dan memperbarui situs web G2C(Government-to-Citizen)
*Masalah keamanan juga diperhatikan.
Pasaran dan Bisnis model dari Google:
•Business-to-Business (B2B)
•Business-to-Consumer (B2C)
•Business-to-Government (B2G)
Tantangan yang dihadapi:
•Tantangan Bisnis Domestik dan Internasional – rahasia pribadi
•Konflik dengan Pemerintahan Totaliter
•Masalah Anti-Kompetitif
•Analitik Web
•Masalah Etika dan Hukum
POIN-POIN PENTING PADA E-BUSINESS
https://outsourcingmarketingtips.files.wordpress.com/2013/10/ebusiness3.jpg
6.1 Tantangan E-Business dan Strateginya
*Menggabungkan channel online dan media memberikan konsumen kendali penuh terhadap dimana dan kapan mereka berinteraksi dengan
sebuah bisnis atau merk.
*Manajer perlu mengetahui bagaimana menanggapi perubahan sikap dan kebutuhan bisnis konsumennya – serta bagaimana berurusan dengan
penjual jasa software IT dan perusahaan konsultasi.
*Perusahaan bisa melakukan pengalihan daya pada pengembangan atau melakukan hosting e-business dengan menggunakan software as a service (SaaS) atau Komputasi awan.
*Kunci suksesnya adalah memiliki pemahaman yang jelas terhadap model bisnis perusahaanmu dengan mengikuti dan memastikan
bahwa para manajer dari berbagai fungsi semuanya bekerja dengan konsisten dengan model perusahaan.
#Era Dot-Com, 1995-2002
*Pure-play Companies, dijuluki dot-coms. Perusahaan yang keberadaannya hanya di Internet. Perusahaan ini
didirikan untuk menangkap pasaran baru dalam internet/Marketspace. Istilah Marketspace lebih digunakan
daripada istilah ekonomi lama “marketplace”.
*Statistik dot-com jatuh bangun. Pada 10 Maret 2000, dipanggil hari “bubble burst” karena merupakan hari puncak untuk saham dot-com.
#Pokok-pokok E-business dan E-commerce
*Melibatkan penggunaan teknologi elektronik / digital untuk menuntaskan beberapa tugas bisnis.
*E-business merupakan perusahaan yang bagian bisnisnya signifikan / sebagian besarnya berdasarkan penggunaan dari proses e-business.
*E-commerce merujuk pada pemanfaatan proses e-business untuk tujuan khusus dari jual beli barang atau layanan. Dan merupakan bagian dari e-business.
*Penerapannya:
•Komunikasi Internal
•Pelayanan / layani diri sendiri
•Kolaborasi dan Latihan
•Manajemen Rantai Pasokan
•Riset, pengumpulan informasi, analitik web, dan lainnya.
#Jenis-jenis Pasaran E-Business.
•Business-to-business (B2B).
•Business-to-consumers (B2C).
•Consumers-to-business (C2B).
•Government-to-citizens (G2C).
•Mobile commerce (m-commerce).
#Syarat-syarat situs web E-Business:
•Ketersediaan; mengarah kepada server e-business.
•Ketepatan dan Cepat Tanggap; mengarah pada kemampuan software web untuk memproses aktivitas e-business.
•Keamanan dan kewajiban PCI DSS; syarat yang digunakan untuk mencegah penipuan kartu kredit.
•Integrasi Sistem E-commerce dengan sistem perusahaan; integrasi untuk interaksi konsumen dengan perusahaan.
•Analitik Web; mempelajari lalu lintas web dan catatan data.
6.2 Business-to-Consumer e-Commerce
*Industri layanan online sering ditemukan dalam perbankan, perdagangan keamanan, lowongan kerja, wisata, dan jual beli rumah.
*Online Banking; melakukan aktivitas perbankan melalui internet.
*Perbankan Internasional dan Mata Uang bermacam-macam; serta kemampuan melakukan perdagangan internasional dengan bermacam mata uang.
*Online Job Market; mencari lowongan kerja melalui internet.
Permasalahan dalam E-Tailing
*Mengatasi konflik channel antara online dan penjualan langsung.
*Mengatasi konflik antara organisasi click-and-mortar.
*Mengatur pemenuhan pesanan, logistik, dan reverse logistic
*Menentukan kelangsungan dan risiko dari online e-tailers.
*Mengenal model penghasilan yang tepat.
Perencanaan Pasar dan Bisnis Online
Perencananaan Pemasaran Online sangat persis dengan perencanaan pemasaran lainnya
1. Membangun rencana pasar sekitar pelanggan, dibandingkan dengan produk.
2. Mengikuti proses visi bisnis untuk mampu mengenali ketika perubahan dibutuhkan, dan menjadi cepat menanggapi dalam bisnis.
3. Mengidentifikasi semua perkiraan dalam rencana pemasaran.
4. Membuat perencanaan berdasarkan data dan fakta.
6.3 B2B e-Commerce & e-Procurement
B2B:
*Terdiri dari sekitar 85% dari volume dollar e-commerce.
*Melindungi aplikasi yang memungkinkan perusahaan untuk membentuk kemitraan elektronik.
*Dengan menggunakan B2B, perusahaan bisa membangun kembali pasokan rantai dan relasi kemitraannya.
B2B Bisnis Model
Bagian penjualan:
*Bisa menjadi produsen, distributor, atau penjual
*Metode utama melalui pelelangan, RFO, Proccessing, dan Pertukaran secara privat.
E-Procurement/perolehan:
1. Untuk mengendalikan biaya
2. Untuk menyederhanakan proses agar efisien.
NOPEE#Pertukaran Publik dan Privat:
1. Vertical Exchanges untuk bahan baku produksi, contoh PlasticNet.com
2. Vertical Exchanges untuk bahan baku tidak langsung dalam satu industri, contohChemConnect.com dan iSteelAsia.com
3. Horizontal Exchanges untuk bahan baku tidak langsung seperti perlengkapan kantor dan kebersihan, contoh EcEurope.com dan Alibaba.com
4. Functional Exhanges ???
E-Government
*Penggunaan internet untuk memberi informasi dan layanan kepada masyarakat, mitra bisnis dan perangkat pemerintah lainnya yang bekerja pada sektor publik.
Keuntungan:
*Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemerintah.
*Meningkatkan transparansi kinerja pemerintah.
*Masyarakat bisa memberi masukan dan berpartisipasi aktif dalam institusi demokrasi.
E-Government in the Cloud
*Penekanan biaya menjadi faktor penggerak utama
*45% pemerintahan lokal memanfaatkan komputasi awan dalam penerapannya.
Layanan Bantuan E-Commerce: Pembayaran dan Pemenuhan Pesanan
*e-infrastructure
*e-processes
*e-markets
*e-communities
*e-services
*e-content
Periklanan Web
*Internet membuat konsep pemasaran interaktif, yang memudahkan mereka berinteraksi langsung dengan konsumen.
*Praktiknya dengan komunikasi pemasaran yang terintegrasi, online dan offline memberi informasi yang konsisten.
*Search Engine Marketing/SEM, praktiknya dengan kemungkinan besar perusahaan akan muncul di hasil pencarian dengan penggunaan kata dan frasa yang berhubungan dengan produk maupun perusahaan.
Pembayaran Elektronik
*Electronic funds transfer (EFT)/Transfer Biaya Elektronik
*Electronic checks/Cek Elektronik
*Electronic credit cards/Kartu Kredit Elektronik
*Purchasing e-cards/Kartu pembelian Elektronik
*e-Cash—smart cards & Person-to-Person/Uang Elektronik baik dengan Kartu maupun Orang ke Orang
*Electronic bill presentment and payments/Tagihan Elektronik
*Pay at ATMs/Bayar di ATM
*Micropayments/Pembayaran Mikro
*B2B special methods?Metode Khusus B2B
Keamanan dalam Pembayaran Elektronik:
*Otentikasi
*Integritas
*Nonrepudiation
*Rahasia Pribadi
*Keselamatan
Pemenuhan Pesanan
*Setiap kali perusahaan menjual produk langsung ke pembeli, itu harus diantarkan secara fisik.
*Dengan cara: Cepat menemukan produk untuk diantarkan; mengemasnya; atur pengantarannya dengan cepat ke pembeli;
Mengumpulkan uang dari pembeli, baik Cash-On-Delivery atau tagihan individual; dan mengurus pemngembalian produk yang tidak diinginkan atau cacat.
6.4 E-Pemerintah dan sector publik IT
Manfaat E-pemerintah:
·
Meningkatkan efisiensi dan
efektivitas fungsi pemerintah, termasuk pengiriman layanan public
·
Memungkinkan pemerintah untuk
menjadi lebih transparan untuk warga Negara dan bisnis oleh penyedia akses ke
lebih dari informasi yang dihasilkan pemerintah.
·
Menawarkan kesempatan yang lebih
besar untuk warga Negara untuk memberikan umpan balik untuk instansi pemerintah
dan berpartisipasi dalam lembaga-lembaga demokratis dan proses
6.5
E-Commerce mendukung servis dan komunikasi digital pemasaran
Servis E-Commerce utama,yang meliputi ;
-
E- infrastruktur; konsultan teknologi, sistem pengembangan,integator, hosting,
keamanan, wireless dan jaringan
-
e-proses; pembayaran dan logistik
-
e-pasar; pemasaran dan periklanan
-
e-masyarakat; warga, permisa dan mitra bisnis
-
e-layanan; CRM,PRM dan layanan direktori
- e-konten;
disediakan oleh pnyedia konten
6.6 Etika E-Business dan Masalah Hukum.
*Rahasia Pribadi/Privasi: Melindungi identitas pembeli.
*Pelacakan Web: dengan penggunaan software pelacakan dan log file; perusahaan dapat mengikuti pergerakan individu di internet.
*Kehilangan Pekerjaan: E-Commerce dapat menghilangkan pekerjaan.
*Disintermediation: Mengurangi perantara, seperti agen wisata dan asuransi.
*Reintermediation: Agen wisata dan asuransi menyediakan nilai lebih melalui layanan yang disebut reintermediation.
*Hukum Antitrust: Pada suatu tempat/waktu, banyak perusahaan teknologi menghadapi dengan pertentangan hukum antitrust.
*Kumpulan Pajak Penghasilan dari Penjual Online: Tambahan dari hukum privasi dan antitrust, pajak penghasilan online juga panas dipebincangkan
*Rahasia Pribadi/Privasi: Melindungi identitas pembeli.
*Pelacakan Web: dengan penggunaan software pelacakan dan log file; perusahaan dapat mengikuti pergerakan individu di internet.
*Kehilangan Pekerjaan: E-Commerce dapat menghilangkan pekerjaan.
*Disintermediation: Mengurangi perantara, seperti agen wisata dan asuransi.
*Reintermediation: Agen wisata dan asuransi menyediakan nilai lebih melalui layanan yang disebut reintermediation.
*Hukum Antitrust: Pada suatu tempat/waktu, banyak perusahaan teknologi menghadapi dengan pertentangan hukum antitrust.
*Kumpulan Pajak Penghasilan dari Penjual Online: Tambahan dari hukum privasi dan antitrust, pajak penghasilan online juga panas dipebincangkan
